TELL Japan
Felicia I. Nainggolan, M.psi, Psikolog

Felicia I. Nainggolan, M.psi, Psikolog

Felicia is a Clinical Psychologist who speaks English, Bahasa Indonesian, and Malay.

Felicia is a Clinical Psychologist who received her Bachelor's Degree from Padjadjaran University and Master's Degree from the University of Indonesia. She works with and supports adolescents and adults with a wide range of psychological problems, including emotional problems (anxiety, anger or depression), stress, personality disorder, problems at work, career, relationship problems and family problems. Furthermore, she is specifically interested in anger management, career coaching and cultural adjustment issues. Her therapeutic approaches are Cognitive Behavior Therapy and Acceptance Commitment Therapy. When she worked in Indonesia, some of her clients were Indonesians who were living abroad. She found that psychological problems can be triggered or become worse for people who are living abroad, especially while they are unable to consult about their problems using their native language (Bahasa Indonesia) or find a professional helper who shares the same cultural background. With her personal understanding and experience as an expat, she is motivated to help people who speak Bahasa Indonesia and Malay in Japan through counseling.

Felicia merupakan Psikolog Klinis yang menyelesaikan studi S1 Psikologi di Universitas Padjadjaran, dan melanjutkan studi profesinya di Universitas Indonesia. Selama berpraktek, ia banyak membantu remaja dan orang dewasa yang memiliki masalah gangguan emosi (cemas, marah atau depresi), stres, gangguan kepribadian, masalah di lingkungan kerja, pemilihan karir, relasi dengan pasangan dan hubungan di keluarga. Secara khusus ia memiliki minat terhadap isu pengelolaan emosi marah (anger management), pengembangan karir melalui career coaching dan penyesuaian terhadap budaya baru (cultural adjustment). Cognitive Behavior Therapy dan Acceptance Commitment Therapy adalah beberapa pendekatan yang digunakan dalam sesi konseling. Pengalamannya selama berpraktek di Indonesia yang banyak menangani individu yang sedang menetap di luar Indonesia, membuat Felicia menaruh perhatian pada isu kesejahteraan psikologis pada kelompok ini. Ia melihat bahwa permasalahan psikologis dapat terjadi atau bisa diperparah ketika individu tinggal di luar negeri. Terutama ketika ia tidak bisa menceritakan masalahnya menggunakan bahasa utama yaitu bahasa Indonesia, atau tidak bisa berdiskusi dengan seseorang yang memiliki latar belakang budaya yang sama. Didorong oleh pengalaman pribadinya dalam menjalani kehidupan sebagai ekspatriat saat ini, Felicia berkeinginan untuk membantu orang-orang berbahasa Indonesia dan Melayu di Jepang yang memiliki masalah psikologis melalui konseling.





Stay in touch

Follow TELL on social networks

Or subscribe to TELL's newsletter

TELL’s newsletter keeps you up to date with TELL news, workshops and current mental health news.

Our sponsors